PT Lintas Sukses Mandiri

Tabel Ukuran Pipa Stainless Steel Bulat dalam Inci dan Milimeter

Pengukuran diameter luar pipa stainless steel bulat berbagai ukuran menggunakan jangka sorong.

Table of Contents

Ukuran pipa stainless steel bulat umumnya dinyatakan dalam inci, sedangkan diameter dan ketebalannya menggunakan milimeter. Sebagai contoh, pipa stainless 1 inci untuk railing atau fabrikasi biasanya memiliki diameter luar 25,4 mm.

Namun, ukuran 1 inci pada pipa stainless untuk instalasi industri bisa mengacu pada diameter luar 33,4 mm. Perbedaan ini terjadi karena pipa dekoratif dan pipa industri menggunakan sistem ukuran yang berbeda.

Untuk menghindari kesalahan pemilihan material, simak tabel ukuran pipa stainless steel bulat dalam inci dan milimeter berikut, beserta penjelasan tentang diameter, ketebalan, dan spesifikasi yang perlu diperiksa sebelum membeli.

Tabel Ukuran Pipa Stainless Steel Bulat dalam Inci dan Milimeter

Pipa stainless steel bulat tersedia dalam berbagai diameter, mulai dari ukuran kecil untuk furnitur dan dekorasi hingga diameter besar untuk kebutuhan konstruksi dan fabrikasi.

Tabel berikut menggunakan ukuran diameter luar atau Outside Diameter (OD) yang umum dijumpai pada pipa stainless dekoratif dan fabrikasi. Nilai milimeter dihitung berdasarkan konversi 1 inci = 25,4 mm.

Ukuran Pipa (Inci)Diameter Luar (mm)
5/16″7,94
3/8″9,53
1/2″12,70
5/8″15,88
3/4″19,05
7/8″22,23
1″25,40
1 1/4″31,75
1 1/2″38,10
2″50,80
2 1/2″63,50
3″76,20
3 1/2″88,90
4″101,60
5″127,00

Catatan: Angka pada tabel merupakan hasil konversi matematis yang dibulatkan hingga dua angka desimal, bukan ukuran aktual setiap produk. Katalog pemasok dapat menggunakan pembulatan berbeda, misalnya 19,1 mm untuk ukuran 3/4 inci atau 31,8 mm untuk ukuran 1 1/4 inci.

Sebagai gambaran, katalog pipa ornamen stainless steel di Indonesia mencantumkan diameter mulai dari 5/16 hingga 5 inci, dengan pilihan ketebalan 0,8–3 mm dan panjang batang 6 meter. Namun, tidak semua kombinasi diameter dan ketebalan selalu tersedia.

Untuk pekerjaan seperti railing tangga, pagar, pegangan tangan, dan furnitur, tabel tersebut dapat menjadi acuan awal. Jika pipa akan digunakan pada sistem perpipaan industri, ukuran nominal dan standar dimensinya perlu diperiksa secara terpisah.

Mengapa Ukuran Pipa Stainless 1 Inci Bisa Berbeda?

Perbedaan ukuran sering terjadi ketika pembeli menganggap semua pipa berlabel 1 inci memiliki diameter luar yang sama. Padahal, pipa stainless dekoratif dan pipa industri menggunakan sistem penamaan ukuran yang berbeda.

Pada pipa stainless dekoratif, ukuran inci umumnya mengacu langsung pada diameter luar. Karena itu, pipa berukuran 1 inci memiliki diameter luar sekitar 25,4 mm.

Sementara itu, pipa industri menggunakan sistem Nominal Pipe Size (NPS). Dalam sistem ini, angka 1 inci merupakan ukuran nominal, sehingga diameter luar maupun diameter dalamnya tidak harus tepat 25,4 mm.

Berikut perbandingan ukuran keduanya.

Ukuran NominalOD Pipa DekoratifOD Pipa Industri (NPS)
1/2″12,70 mm21,34 mm
3/4″19,05 mm26,67 mm
1″25,40 mm33,40 mm
1 1/2″38,10 mm48,26 mm
2″50,80 mm60,33 mm

Standar ASME B36.19 mengatur dimensi pipa stainless steel untuk sistem perpipaan industri. Standar ini menggunakan NPS dan pilihan ketebalan dinding berdasarkan schedule.

Sebagai contoh, pipa NPS 2 memiliki diameter luar sekitar 60,33 mm. Diameter tersebut tetap sama meskipun ketebalan dindingnya berubah dari Schedule 10S menjadi Schedule 40S.

Perbedaan sistem ukuran ini perlu diperhatikan saat memilih sambungan. Pipa stainless dekoratif 1 inci dengan diameter luar 25,4 mm tidak bisa langsung dipasangkan dengan fitting industri NPS 1 yang dirancang untuk diameter luar sekitar 33,4 mm.

Karena itu, saat memesan pipa, sebaiknya cantumkan diameter luar dalam milimeter dan jenis pipa yang dibutuhkan, bukan hanya ukuran incinya.

Perbedaan Diameter Luar, Diameter Dalam, dan Ketebalan Pipa

Selain diameter, spesifikasi pipa stainless bulat biasanya mencantumkan ketebalan dinding. Kedua informasi tersebut diperlukan untuk mengetahui dimensi penampang pipa.

Ada tiga ukuran yang perlu dibedakan:

  • Diameter luar (OD): jarak antara dua sisi terluar pipa yang diukur melalui pusat lingkaran.
  • Diameter dalam (ID): diameter ruang kosong di bagian dalam pipa.
  • Ketebalan dinding (t): tebal material stainless steel yang membentuk dinding pipa.

Ketiganya saling berkaitan. Jika diameter luar tetap, semakin tebal dinding pipa, semakin kecil diameter dalamnya.

Cara Menghitung Diameter Dalam Pipa Stainless

Diameter dalam teoritis dapat dihitung menggunakan rumus:

ID = OD − (2 × t)

Keterangan:

  • ID = diameter dalam (mm)
  • OD = diameter luar (mm)
  • t = ketebalan dinding (mm)

Misalnya, sebuah pipa stainless memiliki diameter luar 25,4 mm dan ketebalan 1,2 mm.

Perhitungannya:

ID = 25,4 − (2 × 1,2)

ID = 25,4 − 2,4

ID = 23,0 mm

Artinya, pipa stainless 1 inci dengan ketebalan 1,2 mm memiliki diameter dalam teoritis sekitar 23 mm.

Sebagai perbandingan, jika ketebalannya hanya 1,0 mm, diameter dalam teoritis menjadi 23,4 mm.

Perhitungan tersebut menggunakan ukuran nominal. Dimensi aktual dapat sedikit berbeda karena adanya toleransi produksi. Untuk pekerjaan yang membutuhkan sambungan presisi, ukuran fisik pipa tetap perlu diperiksa.

Pengaruh Ketebalan terhadap Berat Pipa

Ketebalan dinding juga memengaruhi berat pipa. Pada diameter dan panjang yang sama, semakin tebal dindingnya, semakin banyak material stainless steel yang digunakan.

Sebagai contoh, salah satu katalog pemasok mencantumkan berat pipa stainless SS201 dengan diameter luar 25,4 mm dan panjang 6 meter sebagai berikut:

KetebalanBerat per Batang
1,0 mm3,65 kg
1,2 mm4,34 kg

Pada contoh tersebut, kenaikan ketebalan dari 1,0 menjadi 1,2 mm membuat berat per batang meningkat sekitar 19%.

Perbedaan berat ini memengaruhi kebutuhan material, pengangkutan, dan biaya pengadaan.

Namun, pipa yang lebih tebal belum tentu sesuai untuk semua kebutuhan konstruksi. Pemilihan ketebalan pada railing, rangka, atau komponen yang menahan beban harus mempertimbangkan desain, bentang, jenis sambungan, dan kondisi penggunaannya.

Cara Membaca Spesifikasi Ukuran Pipa Stainless Steel Bulat

Ketika mencari pipa stainless di katalog atau meminta penawaran kepada supplier, Anda mungkin menemukan penulisan ukuran seperti berikut:

Pipa Stainless SS304 1″ × 1,2 mm × 6 m

Spesifikasi tersebut dapat dibaca sebagai:

  • SS304: grade material stainless steel.
  • 1 inci: diameter luar sekitar 25,4 mm jika menggunakan sistem ukuran pipa dekoratif.
  • 1,2 mm: ketebalan dinding pipa.
  • 6 meter: panjang satu batang pipa.

Informasi tersebut menunjukkan ukuran fisik dan jenis material yang ditawarkan. Namun, untuk kebutuhan fabrikasi tertentu, spesifikasi tambahan seperti finishing dan toleransi dimensi juga diperlukan.

Sebagai contoh, dua pipa sama-sama berukuran 1 inci dengan ketebalan 1,2 mm, tetapi salah satunya menggunakan finishing Mirror dan yang lain menggunakan Hairline.

Keduanya memiliki ukuran nominal yang sama, tetapi tampilan permukaannya berbeda. Hal ini perlu diperhatikan apabila pipa digunakan pada bagian bangunan yang terlihat, seperti railing atau pagar stainless.

Untuk pemesanan dalam jumlah besar atau pekerjaan yang membutuhkan ketelitian tinggi, mencantumkan diameter luar dalam milimeter juga membantu menghindari kesalahan penafsiran ukuran.

Memilih Ukuran dan Jenis Pipa Stainless Berdasarkan Kebutuhan

Setelah menentukan diameter dan ketebalan, Anda perlu memastikan material sesuai dengan kondisi penggunaannya.

Pipa dengan ukuran yang sama dapat tersedia dalam beberapa grade stainless steel. Pemilihan grade memengaruhi ketahanan korosi, karakteristik fabrikasi, dan biaya material.

Perbedaan Stainless Steel 201, 304, dan 316

Tiga grade yang sering digunakan untuk kebutuhan fabrikasi dan konstruksi adalah SS201, SS304, dan SS316.

GradeKarakteristikPertimbangan Penggunaan
SS201Menggunakan mangan untuk menggantikan sebagian kandungan nikelDapat dipertimbangkan untuk furnitur dan aplikasi pada lingkungan yang tidak terlalu agresif
SS304Stainless steel austenitik yang banyak digunakan untuk kebutuhan umumCocok untuk berbagai aplikasi arsitektur dan fabrikasi yang membutuhkan ketahanan korosi
SS316Mengandung molibdenum yang meningkatkan ketahanan terhadap korosi lokal tertentuDapat dipertimbangkan untuk lingkungan dengan paparan klorida lebih tinggi

British Stainless Steel Association menjelaskan bahwa SS201 standar memiliki ketahanan korosi yang secara umum mendekati SS304, meskipun terdapat perbedaan sifat mekanis dan karakteristik pembentukannya.

Namun, kualitas material seri 200 dapat bervariasi. Beberapa varian dengan kandungan kromium lebih rendah memiliki ketahanan korosi yang lebih buruk dibandingkan SS304.

Untuk penggunaan di lingkungan dengan paparan garam atau klorida, SS316 umumnya memiliki ketahanan terhadap korosi lokal yang lebih baik dibandingkan SS304. Meski demikian, SS316 tetap dapat mengalami korosi dalam kondisi tertentu, termasuk di lingkungan laut.

Karena itu, pemilihan grade sebaiknya mempertimbangkan kondisi pemakaian dan spesifikasi material yang sebenarnya, bukan hanya tampilan permukaan atau harga.

Pilihan Finishing Pipa Stainless Steel

Finishing menentukan tampilan permukaan pipa stainless steel. Beberapa jenis yang umum digunakan antara lain:

  • Hairline (HL): permukaan dengan pola garis-garis halus yang menghasilkan tampilan satin.
  • Mirror: permukaan yang dipoles hingga mengilap dan dapat memantulkan bayangan seperti cermin.
  • Bright Annealed (BA): permukaan cerah dan relatif reflektif yang dihasilkan melalui proses annealing dalam atmosfer terkendali.
  • Mill Finish: permukaan hasil proses produksi dengan karakter tampilan yang bergantung pada metode pembuatannya.

Untuk railing, pagar, dan furnitur, finishing biasanya dipilih berdasarkan desain dan tampilan yang diinginkan.

Namun, finishing tidak bisa dijadikan satu-satunya patokan ketahanan korosi. Grade stainless steel, kualitas pengerjaan, kondisi permukaan, dan lingkungan penggunaan tetap perlu diperhatikan.

Hal yang Perlu Diperiksa Sebelum Membeli Pipa Stainless Bulat

Tabel ukuran membantu Anda menentukan diameter pipa. Namun, spesifikasi pembelian perlu dibuat lebih lengkap agar material yang diterima sesuai dengan kebutuhan fabrikasi.

1. Pastikan diameter luar dalam milimeter

Jangan hanya menyebut pipa 1 inci atau 2 inci, terutama jika material akan dipasangkan dengan fitting atau komponen lain. Pastikan apakah ukuran tersebut mengacu langsung pada diameter luar atau menggunakan sistem NPS.

2. Periksa ketebalan dinding yang ditawarkan

Dua pipa dengan diameter sama dapat memiliki ketebalan berbeda. Selain memengaruhi diameter dalam dan berat, ketebalan juga menjadi salah satu parameter dalam perhitungan kekuatan komponen.

3. Konfirmasi grade dan finishing

Sesuaikan jenis stainless steel dengan lingkungan penggunaan. Untuk pekerjaan yang mensyaratkan grade tertentu, mintalah dokumen material yang sesuai agar spesifikasinya dapat diverifikasi.

4. Tentukan panjang dan kebutuhan pemotongan

Panjang 6 meter banyak ditemukan dalam katalog pipa stainless dekoratif, tetapi kebutuhan proyek mungkin memerlukan potongan yang lebih pendek.

Sebagai contoh, apabila Anda membutuhkan 20 potong pipa dengan panjang masing-masing 80 cm, total panjang bersihnya adalah:

20 × 0,8 meter = 16 meter

Secara teoritis, tiga batang pipa sepanjang 6 meter menghasilkan total 18 meter bahan. Namun, rencana pemotongan tetap harus memperhitungkan lebar potongan alat, toleransi panjang, dan kemungkinan material terbuang.

Jika pemasok menyediakan layanan pemotongan sesuai ukuran, Anda dapat menyiapkan daftar panjang potongan terlebih dahulu untuk mempermudah pemesanan.

5. Periksa standar produk yang dibutuhkan

Untuk pipa stainless welded yang digunakan pada aplikasi ornamen dan mekanis, ASTM A554 merupakan salah satu standar spesifikasi yang relevan.

Sementara itu, pipa stainless untuk sistem perpipaan industri dapat menggunakan standar material seperti ASTM A312/A312M dan standar dimensi ASME B36.19, sesuai persyaratan aplikasinya.

Pipa yang memenuhi standar material tertentu belum tentu memenuhi seluruh persyaratan keamanan konstruksi atau sistem bertekanan. Perhitungan dan spesifikasi teknis proyek tetap diperlukan.

Kesimpulan

Ukuran pipa stainless steel bulat dalam inci dapat dikonversi ke milimeter dengan faktor 25,4 mm per inci. Pada pipa dekoratif dan fabrikasi, ukuran 1 inci umumnya memiliki diameter luar 25,4 mm, sedangkan ukuran 2 inci memiliki diameter luar 50,8 mm.

Namun, konversi tersebut tidak bisa langsung diterapkan pada pipa industri yang menggunakan sistem NPS karena diameter luarnya berbeda.

Sebelum membeli, pastikan diameter luar, ketebalan, panjang, grade, dan finishing sesuai dengan kebutuhan pekerjaan. Untuk keperluan konstruksi, railing, pagar, furnitur, atau fabrikasi, Anda dapat berkonsultasi dengan DC Pipes mengenai spesifikasi pipa stainless steel bulat dan kebutuhan pemotongan material.

Referensi

Share:

Panduan Memilih Pipa Stainless SS201, SS304, dan SS316

Pernah mengalami pipa stainless yang baru dipasang beberapa bulan, tapi sudah muncul bintik karat atau noda kecokelatan? Masalah ini sering

Panduan Memilih Pipa Bulat atau Pipa Kotak untuk Konstruksi

Bingung memutuskan antara pipa bulat (round pipe) atau pipa kotak (hollow section) saat merancang kanopi, pagar, atau struktur bangunan? Keputusan

Scroll to Top